Rebab: Alat Musik dalam Seni Pertunjukan Bali

Penelitian ini bertujuan untuk memahami keberadaan rebab sebagai alat musik dalam seni pertunjukan Bali. Di sisi lain, sebagai salah satu alat musik gamelan di Bali, rebab yang merupakan alat musik unik dan dapat melembutkan musik yang dimainkan harus diperhatikan dan diperlakukan sama dalam seni pertunjukan Bali. Sayangnya, baru-baru ini diabaikan. Pertanyaannya : 1) mengapa alat musik ini menghilang dalam seni pertunjukan Bali; 2) Bagaimana implikasinya dalam seni pertunjukan Bali di era global ini? Hasil penelitian ini diselesaikan dengan menggunakan metode kualitatif, untuk informasi lebih lengkapnya di https://www.detribpas.com.

Jenis dan sumber data primer diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dan FGD dengan informan selama di lapangan. Semua data yang diperoleh dianalisis menggunakan teori estetika, praktis dan fungsional struktural. rebab yang terabaikan sebagai alat musik dalam seni pertunjukan Bali secara tidak langsung telah menyebabkan hilangnya identitas, minimnya media kreativitas musik etnik dan pemiskinan budaya lokal di era global ini.

Dalam penelitian ini ditemukan bahwa rebab akhir-akhir ini kurang berperan dalam seni pertunjukan Bali karena fungsinya yang dianggap sebagai instrumen sekunder atau sebagai instrumen musik pelengkap yang perannya dapat diabaikan. Apalagi teknik memainkan rebab yang cukup sulit menyebabkan banyak seniman muda yang hampir tidak tertarik untuk mempelajari teknik memainkannya dan mengembangkan lagu berbasis rebab, untuk selengkapnya Anda dapat mengetahiunya di 10 Alat Musik Tradisional dan Cara Memainkannya.

Ditemukan bahwa rebab akhir-akhir ini kurang berperan dalam seni pertunjukan Bali karena fungsinya yang dianggap sebagai alat musik sekunder atau sebagai alat musik pelengkap yang perannya dapat diabaikan. Apalagi teknik memainkan rebab yang cukup sulit menyebabkan banyak seniman muda yang hampir tidak tertarik untuk mempelajari teknik memainkannya dan mengembangkan lagu berbasis rebab. ditemukan bahwa rebab akhir-akhir ini kurang berperan dalam seni pertunjukan Bali karena fungsinya yang dianggap sebagai alat musik sekunder atau sebagai alat musik pelengkap yang perannya dapat diabaikan. Apalagi teknik memainkan rebab yang cukup sulit menyebabkan banyak seniman muda yang hampir tidak tertarik untuk mempelajari teknik memainkannya dan mengembangkan lagu berbasis rebab.

Leave a Comment